Sabtu, 07 November 2020

4 Friends adventure : S2


 S1 selumnya : 

Tapi sebenarnya, tidak ada satu pun pengkhianat di antara mereka. Walaupun yg di katakan Barang antik itu adalah kenyataan, tapi dugaan Vralen salah. Sebenarnya ada 1 kelompok yg mengetahui ini, karna kelompok ini tahu segalanya, yaitu Kelompok Iblis. Kelompok Iblis ini di kuasai oleh seorang Demon King Bernama Ronal. Dia selalu memantau kelompok Fadhil Dkk. Kelompok itu sama sekali tidak mengetahui apa yg akan menghadang mereka di masa depan. Yaitu iblis yg tahu segalanya dengan kekuatan yg bahkan tak terbayangkan oleh manusia.

===========================================

Setelah berbincang-bincang dan mengumpulkan alibi dan pendapat, mereka akhirnya memilih untuk tetap saling percaya dan lebih mempererat tali persahabatan mereka.
Setelah itu, siti membuka percakapan : "aduh.... kak aulia, aku laper banget nih, pengen makan"
aulia menjawab : "oh iya, gara2 perdebatan tadi aku sampe melupakan rasa lapar, guys.... Ada makanan gk? Kalian pasti lapar juga kan?" mendengar ha itu,Vralen bertanya kepada fadil : "Hmmm.... dil, kamu punya uang gk? Kita beli makanan dululah di kota" 
Fadil menjawab : "waduh... Bener juga sih, perasaan udah berhari-hari kita gk makan gara2 melatih skill kita, tapi...aku gk punya uang, baiklah maafkan aku,, aku yg mengajak kalian tapi aku menghiraukan kalian, Vralen, ikut aku....kita cari ikan di sungai"

Kemudian Fadhil dan Vralen beranjak pergi ke sungai terdekat. Sesampainya di sungai, mereka pun mencari ikan sementara di lain sisi, Aulia Dan Siti pergi membersihkan badan mereka karna sudah beberapa hari tidak mandi. Karena kecepatan vralen, mereka dengan mudah mendapatkan banyak ikan, kemudian mereka kembali ke tempat pertemuan awal. Saat itu Aulia dan Siti sudah selesai mandi dan menunggu Fadhil Dan Vralen untuk mengisi perut mereka. Fadhil membakar ikan yg mereka tangkap menggunakan apinya sedangkan Aulia Menyuruh burung2 untuk mengumpulkan rempah2 agar ikan mereka menjadi lebih sedap. Sambil menunggu ikan mereka matang, mereka bersenda gurau bersama,tertawa, dan bernyanyi bersama. Saat itu mereka sangat bahagia... Setelah itu mereka semua membuat kesepakatan, yaitu mereka akan menjadi Petualang untuk mendapatkan uang. Uang untuk menyewa tempat tinggal, membeli pakaian, dll

Mereka kemudian pergi ke kota. Sesampainya di kota, mereka langsung menuju guild untuk mendaftar menjadi petualang,
kemudian....
Awal mereka mendaftar mereka ditolak, dikarenakan level mereka masih sangat lemah, (sebenarnya mereka bisa memakai kekuatannya tp mereka takut jika nanti dikatakan sebagai orang yg tidak normal), yg membuat mereka memakai artefak dan mengendalikan semua orang yang ada di lokasi guild, sehingga mereka diberikan lisensi petualang, dan mereka menjadi petualang original
Mereka berpetualang penuh canda dan tawa sambil mengamati alam sekitar, dan tanpa sengaja vralen melihat seekor rusa, vralen pun memanggil fadhil dkk, mereka berempat lari mengejar rusa itu, dan tak lama kemudian vralen berhasil menangkap rusa itu, mereka berempat sangat bahagia karena mendapatkan rusa yang cukup besar, dan fadhil pun meminta kepada vralen untuk memasak rusa itu nanti malam.
Kemudian.....
aulia menyuruh adik nya mengambil air untuk mereka minum karena mereka sudah sangat kelelahan dan setelah itu rusa yang di masak sudah selesai meraka pun menyantap dengan lahap dan beristirahat untuk berpetualang besok
Setelah menyantap Hidangan istimewa tersebut, mereka mulai beristirahat, sambil berbincang-bincang perkara level mereka

Fadhil Membuka percakapan : "Guys, Kalian udah Level
berapa? Gw udah level 10 nih"
Vralen,Aulia dan Siti secara bersamaan menjawab : "sama",

mereka bertanya-tanya, seharusnya Fadhil dan Vralen yg mendapatkan level tertinggi, tapi kenapa malah sama?...

Kemudian Siti Menambahkan : "oh iya kak, apa jangan2 karena kita ini 1 party? Ketika aku berada di guild, aku mendengar para petualang berkata kalau Sesama 1 Party selalu saling berbagi exp"
Fadhil berkata : "hmmm, sepertinya kau benar, hal itu membuat kita semua mencapai level yg sama. Ini semakin menyenangkan"...

Kemudian mereka kembali ke rumah yg mereka sewa untuk beristirahat dan tidur. Keesokan harinya mereka berkumpul lagi

Vralen membuka percakapan : " Oiya semalam gw jalan2 keluar, trus ketemu seorang petualang, kami pun mengobrol. Aku bertanya apakah jika kita termasuk dalam suatu party, bisakah kita keluar dari party tersebut? Kemudian petualang itu menjawab 'ya,bisa. Caranya kau harus izin mengundurkan diri kepada ketua kelompok', sekarang, Fadhil,,,, aku mau keluar dari party ini"

Fadil,Aulia,dan Siti terheran dengan perkataan Vralen.

Kemudian Fadil menjawab : "Vralen,Kenapa kau ingin keluar? Apakah kamu bercanda?"
Vralen tertawa dan berkata : "hahaha, tentu saja aku tidak akan keluar. Tenang saja, kita berempat adalah sahabat,, mana mungkin aku akan meninggalkan kalian."

Mendengar hal itu Fadil Menghela Napas... Mereka pun pergi ke guild untuk mengambil misi yg lebih sulit dari sebelumnya....
Dalam perjalanan mereka kembali ke guild,mereka berbasa basi di jalan sambil bercanda gurau,tetapi tidak untuk Fadil...dia melamun dan memikirkan apa yang tadi di katakan vralen
Dalam hati Fadil ( apakah yang di katakan vralen benar bahwa dia akan keluar untuk sementara supaya dia bisa cepat mengumpulkan levelnya"" ahh tidak mungkin,ini pasti pikiran ku saja )
tiba² Aulia menepuk bahu Fadil,lalu berkata: " oyy Fadil apa yg kau pikirkan sampai ku lihat kau murung dari tadi...apa kau punya Masalah,kalo punya masalah ceritakan kepada kami"
iy benar kata vralen dan Siti secara bersama-sama
merekapun melanjutkan perjalanan kembali ke guild,
Setelah mereka sampai di guild mereka pun berbincang dan setuju ingin menanyakan petualang² senior cara untuk menaikan level dengan cepat, kemudian mereka bertanya "apakah kau salah satu petualang senior?". "yaa aku adalah petualang senior apa yg kalian inggin kan..." kata petualang senior
Vralen menjawab : " kami ingin mengetahui cara cepat untuk menaikkan level agar kami bisa bertambah kuat"
Kata petualang senior tersebut : "apakah aku boleh tau apa alasan kalian ingin menjadi petualang"
Fadil dan yg lainnya kaget karna di tanya begitu,mereka tak mungkin menjawab tujuan mereka yg sebenarnya,maka Siti dan Aulia menjawab: " tujuan kita menjadi petualang agar bisa mengalahkan para iblis² yg ada supaya para manusia bisa hidup dengan aman"
Si petualang senior : "hahhh aku kira apa tujuan klian ternyata sama dengan aku,dan aku akan memberi tahu kalian cara menaikkan level yg cepat,caranya adalah kalian harus memiliki 4 orang dalam 1 party, karna jika party kalian penuh, maka exp yg di dapat akan lebih banyak, sepertinya kalian berempat ini adalah 1 tim, bahkan tim kalian terlihat kompak,oke lanjut... kalian harus rajin2 berburu, dan pastinya kalian mesti punya equipment yg bagus...".
Vralen : "Terima Kasih"
Akhirnya mereka mulai berfikir, apakah ada orang yg berbakat dalam membuat equipment?
Kembali ke tujuan utama, mereka kemudian mengambil misi yg lebih sulit dri sebelumnya. Saat perjalanan menuju tempat mereka menjalankan misi, mereka melihat ada seorang pria gemuk di hajar oleh beberapa pria berwajah menyeramkan. Mereka pun mendatangi para pengeroyok itu dan meminta untuk berhenti mengeroyoki si pria gemuk, salah satu dari pengeroyok itu menolak dan berkata : "siapa kalian? Apakah kalian teman si gemuk ini? Kalau begitu bisakah kalian membayar hutang yg dimilikinya? Maka kami akan berhenti memukulinya"
mendengar hal itu, Fadhil kemudian berdiskusi bersama teman-teman yg lain, : " eh gimana nih? Menurut kalian kita bantu atau gimana? Kita punya uang yg cukup banyak, yaitu dari hasil menjalankan misi dan mengambil uang milik petualang yg kita kendalikan"
Aulia menjawab : " Ku pikir sebaiknya kita membantunya, bukannya sok baik. Aku hanya kasian kepada pria gemuk itu" Siti Mengejek : "hahha, cie kak Au, bilang aja kamu memang orang yg baik, Aku tau kok"
Kemudian Au mencubit pipi Siti dan berkata : "Heehhh, kakak hanya kasian kepada orang itu"

Mereka setuju untuk membayar hutang pria gemuk itu,
Fadil bertanya : "Berapa hutang pria gemuk ini? Jika uang kami cukup, maka kami akan membayarnya"
ketua pengeroyok itu berkata : "Pria ini memiliki hutang 700 keping emas kepada kami"
Fadil dan kawan2 memiliki 2550 keping emas, akhirnya Fadil membayar hutang pria gemuk tersebut, kemudian mereka membawa si pria gemuk, saat mereka hendak pergi, Para pengeroyok itu menahan mereka dan berkata : "Heeeh, sepertinya kalian memiliki banyak uang, serahkan semua uang kalian, maka kami akan membiarkan kalian hidup." mendengar hal itu Fadil dan Vralen tertawa,
Vralen berkata : "Hahaha, setelah kami membayar hutang pria ini, kalian malah ingin merampok kami? Apa kalian ini tidak punya hati nurani?"
Ketua Pengeroyok pun berkata, : " Hah? Hati Nurani? Kami tidak punya hati nurani? Hahaha jika kami tidak punya hati nurani, si gemuk itu pasti mati, dan tentu saja,, kalian juga pasti mati,, setelah itu kami akan memeriksa mayat kalian dan mengambil barang berharga"
belum sempat menyelesaikan perkataannya, Ketua pengeroyok sudah di bakar habis oleh Fadil hingga menjadi abu,semua orang yg melihat kejadian itu ketakutan dan berlarian untuk menghindari kematian, para anggota pengeroyok yg tersisa pun lari terbirit-birit, 2 ke kanan dan 3 ke kiri, mereka semua sudah lari cukup jauh, tetapi nasib sial bagi orang yg berlari ke kiri. Vralen tiba2 berada di hadapan mereka dan dengan sekejap mata membunuh ke 3 orang itu sekaligus, sedangkan 2 sisanya tertangkap dan mati tercekik dahan pohon.
Melihat hal itu, pria gemuk itu merasa bingung, dia senang atau takut? Tapi dia lebih memilih diam dan tentu saja tidak berani bertanya, karna dia pikir 4 orang teman itu adalah para pshycopat. Fadil dkk membawa Pria gemuk ke rumah mereka, kemudian Aulia menyembuhkan Si pria gemuk. Tidak sampai 1 menit, semua luka2 yg di miliki pria gemuk itu menghilang, dan bahkan ia merasa sangat segar dan bersemangat. Dia lalu berterima kasih kepada Fadil dkk, mereka pun berbicara 1 sama lain.
Pria gemuk : " aku sangat berterima kasih kepada kalian, karna kalian sudah menyelamatkan aku dri pengeroyok itu, dan juga kalian bahkan melunasi hutangku, yah walaupun uang itu sudah meleleh bersama dengan ketua pengeroyok itu. Oh iya Kita belum memperkenalkan diri, Namaku adalah Putra,, sebelumnya aku adalah seorang blacksmith yg cukup sukses, akan tetapi,, para pengeroyok itu menjebakku dan membuatku terlilit hutang, b...ba..bagaimana dengan kalian?"
berusaha untuk tetap berani walaupun sebenarnya putra sedang ketakutan...
Fadil lalu menjawab pertanyaan Putra : "Apa? Kamu adalah seorang blacksmith? Kebetulan sekali, kami sedang membutuhkan seorang blacksmith untuk membantu membuatkan kami equipment berburu, oiya kami adalah petualang... Oh aku lupa, Namaku adalah Fadil, aku ketua party kami,,, yg lain... Silahkan perkenalkan diri kalian ke putra!" Vralen,aulia,siti memperkenalkan diri mereka, 
Vralen : "Namaku Vralen, aku si cepat Dan bisa berpindah tempat"
Aulia : "Aku aulia, seorang suport yg sangat hebat"
Siti : "Aku siti, Bisa sekilas melihat masa depan tim kami"
Putra berkata lagi : "hah? Apa benar? Bukannya skill kalian sangat hebat? Aku baru mendengar, jika aku melaporkan hal ini kepada yg lain, mungkin kalian akan diintrogasi, atau bahkan di tangkap" Vralen Tersenyum licik, dia lalu berkata "Dhil, gunakan itu" lalu Fadhil Kemudian menggunakan artefak pengendali pikiran kepada putra, dia merubah pikiran putra, yaitu putra akan menjadi blacksmith mereka selama-lamanya. Yah walaupun terlihat seperti memperbudak, mereka tidak mau repot jika harus membujuk, akhirnya mereka memakai artefak itu. Setelah di ubah pikirannya, 
Putra berkata : "Oiya, dari pada buang2 waktu,, sekarang kalian pergilah mencari bahan, dan alat2 penempa lainnya. Aku akan membuatkan equipment yg sangat hebat, oiya untuk bahan mentah equipment, ku harap kalian mencari crystal yg berada di dasar sungai,Gigi Harimau Darah,dan beberapa logam" 

Kemudian 4FA itu menuruti dan langsung pergi mencari bahan2 yg diminta. Mereka pergi ke guild dan bertanya kepada petualang senior, "Permisi" Kata fadhil, lalu seorang petualang menoleh nya dan berkata "ada apa kawan?" Fadhil pun bertanya, "Kawan, aku mau bertanya, dimana kah kami bisa mendapatkan gigi harimau darah? Dan juga di manakah kami bisa mendapatkan crystal yg berada di dasar sungai?" Petualang itu berpikir sebentar, lalu menjawab "Hmmm, kalian sedang mengumpulkan bahan mentah equipment kalian? Bahan2 itu tidak mudah di dapat, Harimau Darah sangat ganas, tapi melihat party kalian, sepertinya kalian bisa mengatasinya, Itu berada sejauh 20 Km ke barat daya dari sini. Kalau Crystal di dasar sungai,, aku pernah dengar kalau itu berada sejauh 50 Km ke selatan,, aku sarankan kalian jangan kesana, ku dengar di sana banyak monster sungai berlevel 15, walaupun rendah, mereka selalu bersama dalam mencari mangsa, hal itu membuat seorang petualang berlevel 50 mati di tangan mereka." Mendengar hal itu Fadhil pun berkata "Terimakasih atas informasinya kawan, walaupun terdengar mengerikan, kami tetap akan menuju kesana, karna kami adalah petualang yg selalu menantang bahaya..." Mendengar hal itu lalu petualang senior itu tertawa dan berkata " Hahaha kau benar, seorang petualang harus seperti itu, baiklah siapa namamu kawan? Kuharap kalian baik-baik saja agar kita bisa bertemu nanti "
Fadhil Menjawab : " Namaku adalah Fadhil, terima kasih kawan, aku juga berharap demikian".

Fadhil dkk pun meninggalkan guild dan kemudian ke tempat harimau darah. Sesampainya di sana, mereka terkejut melihat beberapa mayat petualang dan Harimau Darah Dewasa yg terluka. Melihat hal itu, 
Vralen berkata : "Huh, Sepertinya kita cukup beruntung, para petualang bodoh ini membuang nyawa mereka dan membuat Harimau Darah itu terluka untuk kita,, hahaha" mendengar hal itu
Fadhil berkata : "Haha, Hey Vralen, jangan berkata begitu,, kau terdengar kejam.. Hahaha" 
Mereka tertawa bersama dan melewati mayat2 itu menuju Harimau Darah. Harimau darah itu mengaum, Harimau darah itu langsung menyerang mereka, Kemudian Fadhil menahan Harimau itu dengan mudah.
Fadhil : " hufft, entah mau berkata apa, beruntung atau apa,, ini sangat membosankan, tidak ada perlawanan dari harimau bodoh ini"
Aulia Menambahkan : " Yah kau benar, Ini sangat membosankan, tidak ada yg ke beri buff,, hahaha, Len, selesaikan!". 
Kemudian Vralen Mengambil Belati yg dia miliki, lalu dalam 1 serangan Menebas tubuh harimau darah menjadi 2 bagian. Mereka mengambil kulit dan gigi harimau itu, kemudian mereka melanjutkan perjalanan mereka ke sungai crystal.
 1 hari berlalu, akhirnya mereka sampai di tujuan mereka, mereka kemudian beristirahat
Setelah beristirahat dan memakan bekal yg mereka bawa, mereka pergi ke pinggir sungai crystal dan melihat kedalam. 
Siti berkata : "Benar kata om petualang itu, di sini banyak monster sungai, bagaimana kak Fadhil Dan kak Vralen akan mengambil crystal itu?"
Fadhil menjawab : "saat perjalanan menuju ke sini, aku sudah memikirkan hal itu, jadi rencanaku adalah pertama, Aulia memberikan Buff padaku dan Vralen, yaitu menambah kecepatan,kekuatan,dan kemampuan bernapas di dalam air" Aulia langsung menuruti, sambil membaca mantra, Aulia mengarahkan tangannya ke arah Fadhil dan Vralen, Cahaya putih mengelilingi mereka berdua. "Wah, ini sangat keren, aku merasa lebih kuat dari sebelumnya" Kata Vralen dengan nada senang. Aulia lalu berkata " Itu hanya sementara, cepatlah! Jangan buang2 waktu" Lalu Vralen Dan Fadhil Mulai menyelam. "Bernapas dalam aiirr, wow ini sangat menyenangkan, benar2 seperti berada di darat, hanya saja kita mengembang, benar kan Fadhil? " Fadhil menjawab : "Tentu saja, memiliki seorang suport di tim kita sangat menyenangkan, petualangan menjadi jauh lebih mudah"

Asik2 mengobrol, tiba2 mereka di datangi sekelompok monster laut, monster laut itu memiliki gigi bergerigi,tangan dengan kuku yg panjang , sisik seperti duri, dan juga kaki. Spontan Fadhil langsung membuat barrier api yg mengelilingi mereka,dan menahan monster itu. Karena di dalam air, api Fadhil menjadi lemah, Fadhil kesulitan menahan monster itu, melihat hal itu, Vralen kemudian membantu fadhil dengan maju ke kerumunan monster itu lalu memotong para monster itu. Alih2 Terbunuh, monster ikan itu hanya tergores oleh sayatan Vralen, Lalu Vralen di pukuli oleh para monster, Fadhil menolong Vralen dengan membuat bola api yg besar, sangat besar bahkan membuat air sungai menjadi panas, Fadhil menyerang para monster itu dengan bola api tersebut, dan menghabisi para monster. Dengan tenaga yg tersisa, mereka berdua mengambil beberapa crystal yg berada di dasar sungai. Setelah itu mereka naik ke dasar. Melihat keadaan Fadhil dan Vralen yg menyedihkan, 
Aulia pun bertanya : "hey, ada apa? Apa yg membuat kalian kesusahan? Apakah monster laut itu kuat?" Fadhil Lalu berkata "Berhentilah bertanya, sekarang sembuhkan Vralen terlebih dahulu. Aku akan beristirahat dan mengumpulkan mana, mana ku hampir habis"
Setelah beristirahat beberapa jam, mereka kembali ke kota, dan pergi membeli logam. Kemudian mereka kembali ke rumah yg mereka sewa untuk bertemu Blacksmith Putra, lalu menyerahkan bahan2 yg di butuhkan untuk membuat equipment. "Tidak salah aku mengikuti kalian, jika bahan2 seperti ini kalian dapatkan dengan cepat. Aku yakin di masa depan kalian akan terkenal di seluruh penjuru dunia." puji putra, kemudian 
Fadhil berkata : "Yah, tapi kami mengumpulkannya dengan susah payah, apalagi crystal itu." 
Lalu putra mengambil alat2 penempa dan mulai membuat equipment. Sementara itu, 4FA melanjutkan Kegiatan Leveling mereka, yaitu menjalankan misi,membasmi monster,dan mengumpulkan exp. 2 Minggu kemudian... Fadil dan kawan2 sudah naik level menjadi level 25. Equipment yg mereka butuhkan juga sudah selesai di tempa, lalu fadil dkk pergi menemui Blacksmith Putra. Sesampainya di rumah mereka, mereka terkaget melihat 4 pasang equipment yg mewah dengan kemampuan yg hebat. Putra menjelaskan, "Ini adalah Armor, dengan warna hitam yg megah, itu dapat mengantisipasi serangan magic yg kuat, ini kubuat untukmu, Fadhil. Ini juga cincin mana, itu dapat menampung banyak mana, jika mana yg kau miliki habis, maka kau bisa menggunakan mana yg ada di dalam cincin itu seperti mana mu sendiri, jika habis, maka kau hanya perlu mengisinya kembali. Kemudian ini armor Berwarna merah bagaikan darah, untuk Vralen, dapat menahan serangan fisik, aku tau kalau kau adalah petarung jarak dekat, jadi aku membuat ini, ini juga kalung yg dapat menambah kecepatan, kau akan semakin cepat jika memakai ini. Ini adalah Armor berwarna Putih suci, Untuk Aulia yg merupakan seorang suport, dapat menahan serangan magic hitam, ini juga membuat fisik mu menjadi lebih kuat, ini ada cincin, bukan bermaksud melamarmu, hahaha.. Lupakan. Cincin ini adalah cincin ruang, di dalamnya memiliki ruang  dengan lebar 1 m dan panjang 2 m, cara menggunakannya mudah, kau hanya menyalurkan manamu ke cincin itu, dan memerintahkannya untuk menyimpan benda yg kau inginkan, tentu saja hanya benda yg kau miliki,benda yg kau curi juga bisa di simpan di situ,, trus anting ini, bukan hanya membuatmu bertambah cantik, ini juga dapat menambah kapasitas mana mu. Dan terakhir untuk adik siti kita ini, Mahkota ini dapat memperkuat Mentalmu, menambahkan intregitas, menambah kesan, dan juga membuatmu tidak mudah kelelahan
Setelah mendapatkan equipment mereka masing2, mereka kemudian mengambil misi yg sulit, yaitu misi penjelajahan, menjelajahi tempat misterius, di mana tidak ada seorangpun yg kembali hidup2 dri tempat itu. Beberapa petualang yg berada di guild menyarankan mereka agar tidak mengambil misi itu, tetapi Fadil dkk tetap teguh pada keinginan mereka. Mereka kemudian langsung menuju ke tempat misterius itu, berada sejauh 100 km ke arah utara, yaitu dekat kota Risvord,, mereka kemudian bertanya pada seorang pedagang yg kebetulan berada di dekat mereka. 
Fadil bertanya : "Permisi, Pak,, aku ingin bertanya, berapa lama waktu perjalanan yg di butuhkan agar bisa sampai di kota Risvord?" 
pedagang itu menjawab : "1 Menit" 
Fadhil lalu berkata : "Pak jangan bercanda, Kota Risvord sangat jauh, jarak nya saja 100Km, setidaknya butuh 1-2 minggu untuk kami jika pergi ke sana" 
Pedagang Lalu berkata : "Tidak,aku tidak bercanda, kalian hanya butuh 1 menit untuk kesana, caranya yaitu dengan sihir teleportasi. Kalian bisa pergi ke Serikat dagang, di sana ada lingkaran sihir teleport, dengan membayar 100 keping emas, kalian bisa pergi ke Risvord." 
Fadhil pun meminta maaf : "Maafkan aku pak, jika sedikit tidak sopan dan tidak percaya kepadamu" Lalu pedagang itu tersenyum tanda memaafkan. Fadhil dkk kemudian pergi ke serikat dagang, mereka langsung menuju  ke tempat lingkaran sihir teleportasi. Di sana ada banyak orang yg hendak berpergian, karena buru2,, Fadhil kemudian menggunakan artefak pengendali pikiran, dia membuat semua orang di situ mendahulukan dia dan timnya.  Mereka pun maju dan berdiri tepat di atas lingkaran sihir. Lalu penyihir yg bertugas menteleportkan mereka mulai membaca mantra, di sana ada 10 penyihir. Kemudian tiba2 cahaya kuning terang memancar, sangat mengagumkan, kemudian mereka menghilang dari pandangan orang2 yg ada di sana, mereka sudah di pindahkan. Benar saja, semenit kemudian mereka sampai di Risvord.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

4 Friends adventure : S2

  S1 selumnya :  Tapi sebenarnya, tidak ada satu pun pengkhianat di antara mereka. Walaupun yg di katakan Barang antik itu adalah kenyataan...